Posts filed under 'Kehidupan Kristiani'
Ada yang Tidak perlu dilakukan berlebihan
Apabila berdosa, tidak perlu berlebihan mengasihi diri sendiri. Tidak perlu merasa putus asa berkebanjangan. Ya, memang kita manusia. Masih memiliki keinginan daging dihadapan Tuhan. Tidak mungkin kita dapat lepas dari dosa selagi masih menggunakan tubuh jasmani ini. Oleh sebab itu penting bagi kita untuk cepat-cepat atau dengan segera mengaku dosa pada saat jatuh kedalam dosa 1 Yohannes 1:9 “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan”.
Jangan sampai membiarkan diri diperdaya oleh si iblis dengan rasa bersalah yang berkepanjangan. Akui dosamu dihadapanNya. Pada saat kita mengaku dosa ada tiga hal yang terjadi 1) Setuju dengan Allah bahwa kita berdosa 2) Mengucap syukur kepada Allah bahwa dosa itu telah dilunasi melalui kematian Kristus diatas kayu salib 3) Bertobat, suatu perubahan sikap hati yang menghasilkan perubahan dalam tindakan. Sukacita akan mengalir didalam hatimu. Dan yakinlah Kasih Tuhan kepadamu tidak akan pudar, engaku masih anakNya dan Dia sangat mengasihimu dan tidak akan ada yang bisa memisahakan engaku dan Allah.
Add comment April 30, 2008
Bukan Sekedar Sebuah Renungan….
Hidup ini adalah indah kalau berjalan dalam kristus atau dikatakan dengan istilah dipenuhi Roh KUdus. Dipenuhi roh kudus itu membuat sukacita. sukacita yang dirasakan itu sulit untuk dijelaskan. Walaupun masalah tetap ada namun seakan tidak menjadi beban untuk menjalani hidup. Diilustrasikan seperti berikut ini. Ada seorang perempuan baru pulang dari suatu tempat bersama tunangannya. Mereka mengunakan mobil, yang menyetir adalah si perempuan. Tunangannya duduk disampingnya. Pada perjalanan itu mereka mengalami kecelakaan yang menyebabkan tunangannya meninggal dunia Si perempuan itu merasa bersalah sekali. Dia mengalami sulit tidur. Dia sudah mengunjungi banyak dokter dan berbicara dengan banyak pendeta untuk mengatasi rasa beraslahnya itu.
Malam itu dia berbicara dengan seorang pendeta. Dan berkata Pak Pendeta, saya sudah tidak tau harus bagaimana lagi. Sudah ingin mati saja rasanya. Apa yang dapat saya lakukan agar saya dapat melupakan rasa bersalah ini, dan menceritakan permasalahannya.. Mengapa hal ini terjadi kepada saya, bukan kepada orang lain. Pendeta berkata 1 Tesalokika 5 : 18 ” Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.” dan Roma 8 : 28 “Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.”.
Seringkal kita lupa untuk hidup dipenuhi Roh Kudus yaitu meminta dengan iman untuk dipenuhi Roh KUdus seperti perintahNya di Efesus 5 : 18 “Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh”, dan janjinya di 1 Yohanes 5 : 14-15 “Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya.Dan jikalau kita tahu, bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita juga tahu, bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang telah kita minta kepada-Nya”.Setelah sebelumnya mengaku dosa tentunya. Pastilah kita merasakan sukacita yang dalam dihati.
Namun tentunya hal ini tidak boleh hanya berlangsung sementara, kita harus tetap terus dipenuhi Roh Kudus dengan meminta dengan iman agar Roh Kudus memimpin dan menguasai hidup kita saat lepas saat. Dan tetap tekun menyediakan waktu untuk mendengar Firmannya.Amin.
2 comments April 29, 2008